You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260410 WA0063
photo Istimewa - Beritajakarta.id

60 HPR Warga Jembatan Lima Divaksinasi Rabies

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar kegiatan vaksinasi hewan penular rabies (HPR) selama tiga hari berturut-turut di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, Taman Sari. Hasilnya, 60 HPR divaksinasi.

"Menjaga Jakarta tetap bebas rabies,"

Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) KPKP Kecamatan Taman Sari, Dede Sulaiman menjelaskan, kegiatan vaksinasi HPR dilaksanakan sejak Selasa (7/4) hingga Kamis (9/4) kemarin, dengan menyasar hewan peliharaan warga seperti kucing, anjing dan kera.

"Vaksinasi ini diberikan secara gratis, tidak dipungut biaya," katanya, Jumat (10/4)

46 HPR di Sunter Jaya Divaksin Rabies

Dijelaskan Dede, kegiatan hari perdana Selasa (7/4) dilaksanakan di halaman Kantor Lurah Jembatan Lima. Total ada 23 ekor kucing peliharaan warga yang Divaksin.

Lalu pelaksanaan kedua pada Rabu (8/4), kegiatan dilaksanakan di Sekretariat RW 02 Kelurahan Jembatan Lima. Jumlah HPR divaksinasi 20 ekor, terdiri dari sembilan ekor kucing dan 11 ekor anjing.

Sedangkan kegiatan hari ketiga, Kamis (9/4), vaksinasi dilaksanakan di halaman Kantor Lurah Jelambar. Total 17 ekor kucing milik warga berhasil divaksinasi.

"Kami berharap kegiatan ini bisa menjaga Jakarta tetap bebas rabies," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye28250 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11455 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6860 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3772 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1819 personFolmer